Menulis Itu…

menulis

Bagi saya, menulis itu menyenangkan. Dengan menulis kita bisa berbagi segala sesuatu. Kita bisa berbagi cerita, pengalaman, pengetahuan, ataupun kebahagiaan yang kita alami.

Bagi saya, menulis itu seni. Dengan menulis kita bisa merangkai kata-kata yang awalnya sederhana menjadi sebuah paragraf ataupun prosa yang memiliki keindahan. Dapat menghanyutkan bagi siapa saja yang membacanya. (walaupun saya belum bisa seperti itu :mrgreen: )

Bagi saya, menulis itu sederhana. Kita tidak harus menjadi seorang sastrawan ataupun pujangga untuk menulis. Dengan catatan-catatan kecil tentang perjalanan hidup kita ataupun kegiatan kita sehari-hari, sudah bisa menjadi sebuah tulisan yang menarik. Kita tidak tahu, mungkin dari catatan yang awalnya kita anggap sepele, justru dapat memiliki makna lebih bagi orang lain.

Bagi saya, menulis itu jendela hati. Selain teman atau sahabat, menulis juga dapat menjadi media untuk menyalurkan apa yang tersembunyi di dasar hati. Misalnya saat kita menaruh perhatian kepada seseorang, namun tidak berani mengungkapkannya, maka dengan menulis biasanya apa yang sesungguhnya kita rasakan akan mengalir melalui kata-kata.

Bagi saya, menulis itu ekspresi diri. Dengan menulis, saya dapat mengekspresikan diri secara lebih leluasa. Saya bukanlah pemusik, bukan penyanyi, dan saya juga mengakui bahwa saya juga bukan seorang penulis. Hanya saja, melalui torehan kata-kata saya merasa lebih nyaman dalam mengungkapkan hal-hal yang terselip di dalam benak saya.

Bagi saya, menulis itu hobi baru saya. Dulu ketika ditanya, “Hobi Anda apa?” Maka biasanya saya hanya menjawab, “Membaca, tidur, jalan-jalan, dan hal-hal standar lainnya.” Namun kini jika ada yang menanyakan hal serupa, maka saya bisa menjawab dengan penuh percaya diri, “Hobi saya adalah menulis”

Jadi mengapa harus menunggu nanti jika bisa menulis sekarang? :mrgreen:

Continue reading “Menulis Itu…”

Sudah Hari Rabu Atau Baru Hari Rabu?

Kalau berbicara hari Senin, tentu kita semua sudah mengenal slogan “I hate Monday“. Karena berarti kita harus bersiap bergulat dengan segala rutinitas dan aktivitas. Sedangkan ketika hari Jumat, kita biasa mengatakan “Semangat Jumat”. Karena ia berada di penghujung minggu yang berarti akan segera datang akhir pekan. Waktu di mana kita bisa melepas penat dan meletakkan segala beban pekerjaan.

Hari Rabu sebenarnya sama dengan hari-hari yang lainnya. Ada hal yang membuatnya sedikit istimewa, yaitu dia berada di tengah-tengah hari kerja dalam satu minggu. Dan yang menarik adalah cara seseorang memandang si hari Rabu ini. Ada sebuah penelitian membuktikan bahwa pada hari Rabu banyak orang yang melakukan update status melalui akun jejaring sosial mereka. šŸ˜Æ

Kecenderungan ini mungkin terjadi karena hari Rabu merupakanĀ peak seasonĀ dalam satu minggu kita bekerja. Sehingga kita melampiaskan kepenatan dan tekanan kita dengan melakukanĀ update statusĀ di berbagai situs jejaring sosial. (Waduh, saya ini sebenarnya mau nulis tentang apa ya? Kok kayanya jadiĀ ngelanturĀ begini šŸ˜³ )

Apa yang ingin saya garis bawahi di sini sebenarnya adalah masalah sudut pandang, perspektif, atauĀ point of view.Ā Dengan sudut pandang yang berbeda, maka akan dapat menimbulkan reaksi yang berbeda pula. Coba perhatikan kalimat, “Ini baru hari Rabu, ya?”. Maka selanjutnya kita akan melewati hari-hari dengan terasa berat dan lama. Rasa-rasanya kok akhir pekan masih lama, dsb. šŸ˜„

Tapi ketika kita berkata, “Wah, sudah hari Rabu, ya?”. Maka kita akan merasa bahwa waktu berjalan begitu cepat, sehingga tidak terasa kita akan segera bertemu dengan akhir pekan lagi. :mrgreen:

Continue reading “Sudah Hari Rabu Atau Baru Hari Rabu?”

Semarak Panggung Gembira KBRI Singapura 2013

Panggung Gembira KBRI Singapura 2013
Panggung Gembira KBRI Singapura 2013

Berada di negeri seberang saat perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tentunya akan memberikan sensasi tersendiri. Ketika di tanah air, banyak perayaan dan perlombaan diadakan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI yang jatuh pada tanggal 17 Agustus tersebut, maka hal yang berbeda akan dirasakan oleh saudara-saudara kita yang sedang berada di luar negeri.

Dalam rangka merayakan dan memeriahkan HUT RI ke-68, tepatnya pada tanggal 1 September 2013 tahun lalu, KBRI Singapura menggelar acara akbar yaitu Panggung Gembira & Bazar. Kegiatan ini selain memberikan hiburan bagi seluruh warga negara Indonesia yang berada di Singapura, juga merupakan media yang paling tepat untuk melakukan sosialisasi mengenai Pemilihan Umum yang akan dilaksanakan tahun 2014 ini. Tidak tanggung-tanggung, Ketua KPU sendiri, Bapak Husni Kamil Malik yang memberikan sosialisasi kepada WNI yang hadir pada hari itu.

Pagi itu, meskipun gerbang utama belum dibuka, namun sudah tampak ratusan warga negara Indonesia di Singapura berbondong-bondong dan bergerombol di depan gerbang KBRI. Mereka terlihat sangat antusias untuk bertemu dengan artis-artis idolanya, seperti Dā€™Bagindas, Irfan Hakim, Fitri Karlina, Iis Dahlia, Dimas Beck dan beberapa artis pendatang baru lainnya. Sementara itu, di dalam lingkungan KBRI, puluhan tenda telah berjajar rapi dengan komoditi dan barang dagangan masing-masing. Dan dibelakang gedung, telah berdiri dengan megahnya tenda putih dan panggung lengkap dengan sound system yang siap menghentak. šŸ˜Ž

Suasana Pagi Panggung Gembira 2013
Suasana Pagi Panggung Gembira 2013

Continue reading “Semarak Panggung Gembira KBRI Singapura 2013”