Blogging Untuk Pemula

Kali ini saya mencoba me-ReBlog artikel dari rumah lama. Mengapa artikel ini saya Re-Blog? Karena setelah saya amati, ternyata aktif tidaknya kita meng-update halaman blog kita juga mempengaruhi ranking kita di pencarian Google. Artinya apa? Jika kita jarang melakukan updating, atau dengan kata lain jarang menulis, maka jangan harap artikel-artikel kita yang sudah ada dahulu akan terpampang di halaman depan Google. Ini sih, menurut saya lho, sebagai seseorang yang masih awam tentang dunia per-SEO-an. Saya hanya mengamati dari blog lama saya yang sepertinya sekarang sudah tenggelam di dalam hasil pencarian Google.

Hal ini mungkin tidak berlaku bagi Anda yang menulis mengenai hal yang unik dan spesifik. Artikel Anda mungkin akan awet berada di halaman depan hasil pencarian Google. Tapi bagi kita yang menulis hal-hal bersifat  umum dan tidak spesifik, maka apabila jarang meng-update, posisi blog kita akan tergeser oleh blog-blog lain yang lebih fresh dan up to date membahas mengenai hal yang sama. Saya tidak tahu pasti apakah ini pengaruh dari algoritma yang diterapkan oleh Google atau bagaimana. Mungkin salah satu dari Anda ada yang bisa memberikan jawabnya? 😉

Alasan lain saya me-Reblog artikel ini adalah supaya bisa berbagi kepada rekan-rekan yang baru memasuki dunia Blogging dan ingin mengetahui Blogging itu seperti apa. Di samping itu, ketika saya search, artikel ini sudah tidak muncul lagi di halaman depan hasil pencarian Google bahkan mungkin memang sudah tidak ter-record oleh Google lagi. Nah, karena saya bertekad untuk senantiasa meng-update blog ini, maka artikel tersebut saya re-publish di sini, dengan harapan artikel ini akan dapat ter-record oleh Google sehingga dapat bermanfaat bagi rekan-rekan semua. Dan ini dia artikelnya :

Mungkin ada yang bertanya-tanya mengapa saya memposting artikel dengan judul ini. Sebab, bagi kita yang mungkin sudah mengenal dunia per-blogging-an seperti sebuah kemunduran, kok kembali lagi ke dasar sih? :mrgreen: Tapi ternyata, di luar sana masih banyak teman-teman kita yang masih awam tentang blogging itu sendiri. Salah satu yang mendorong saya menulis artikel ini adalah ketika ada seorang sahabat saya menulis di wall Facebook saya dan menanyakan, “Gimana caranya blogging, atau kalau ada literatur tentang blogging saya mau donk.” Yah, mudah-mudahan  bisa bermanfaat tidak saja buat sahabat saya yang me-request, melainkan bagi siapa saja yang ingin belajar Blogging.

Nasywa juga pengen ngeBlog

Baiklah tanpa panjang kali lebar sama dengan luas, mari kita mulai 🙂

Sebelumnya, saya akan mencoba berbagi mengenai pengertian dari blog terlebih dahulu. Menurut Wikipedia, Blog merupakan singkatan dari “web log” adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut. Jadi, menurut bahasa awamnya, blog lebih merupakan buku catatan pribadi kita yang berbentuk elektronis. Namanya juga buku catatan pribadi, jadi terserah kita mau menulis apa saja di dalamnya.

Lalu tujuan kita blogging apa sih?

Sebenarnya blog bisa berfungsi macam-macam, tergantung kita sebagai pemilik blog mau dibawa kemana (seperti lagunya “Armada Band” :mrgreen: ). Beberapa fungsi blogging antara lain:

  1. blog yang berisikan kisah dan perjalanan hidup kita, yah semacam diary begitu.
  2. tempat kita menuangkan buah pikiran atau opini kita tentang sesuatu.
  3. tempat berbagi ilmu dan informasi, seperti misalnya tentang teknologi informasi dan komunikasi, kesehatan, info film, berita terkini, bahkan jika mau share tentang pelajaran-pelajaran di sekolah atau bangku kuliah  juga boleh. :roll:
  4. tempat kita “memasang”  hasil jepretan kamera, foto-foto petualangan, atau koleksi foto kenangan bersama teman-teman.
  5. bisa juga kita mengumpulkan link-link dari blog ataupun situs lain yang memuat informasi tertentu.
  6. untuk usaha kita, semisal kita menjual sesuatu, bisa saja Anda jual lewat internet dan dimuat dalam sebuah blog.
  7. promosi diri atau kampanye.

Kalo buku kan jelas, di dalamnya ada kertas tempat di mana kita menorehkan tulisan kita dengan tinta, nah, kalau web log atau blog dimana kita akan menulisnya? Menurut sejarahnya, blog pertama kali dipopulerkan oleh Blogger.com yang dimiliki oleh Pyra Labs. Namun pada akhirnya diakuisisi oleh Google, sehingga sekarang blogger atau yang lebih dikenal dengan blogspot telah berada di bawah bendera mesin pencari raksasa tersebut. Jadi jika kita sudah memiliki akun Google, maka kita akan mudah untuk membuat sebuah blog di blogspot.

Selain blogspot, ada juga situs lain yang menyediakan layanan blog secara gratis, seperti misalnya WordPress, Multiply, Detikblog, dan instansi-instansi pendidikan yang menempelkan layanan blog ini ke dalam situs mereka. Pada dasarnya, apapun penyedia layanannya / situsnya, langkah awal yang harus kita lakukan tentunya mendaftarkan diri kita ke dalam situs tersebut. Saya rasa, untuk masalah registrasi kita semua sudah paham lah, kita hanya perlu mengisi data-data pribadi kita sesuai dengan permintaan situs tersebut. Setelah kita terdaftar, biasanya ada menu untuk membuat blog, klik saja menu tersebut. Kemudian, masukkan nama URL blog Anda, misalnya seperti punya saya, kawuloalitox.wordpress.com, atau masukkan sesuai nama Anda, misal endragarnadi.wordpress.com. Selain nama Anda, bisa saja memakai tema blog Anda, misal : tipsehat.blogspot.com. Tapi, syarat yang paling utama adalah URL Anda harus unik dan tidak ada kembarannya, dan jika ada yang sudah memakai URL Anda, maka harus mengganti dengan yang lain. 💡

Setelah menemukan URL Anda, kini tentukan Template yang diinginkan, biasanya masing-masing situs sudah menyediakan template-template gratis yang siap dipakai. Namun, jika Anda belum merasa ada yang cocok, Anda dapat juga mencari template dengan menggunakan mesin pencari (red. Google). Setelah menemukan template yang cocok, sekarang Anda sudah bisa mulai mengatur tampilan blog Anda melalui menu AppearanceWidget (tapi ini untuk di WordPress). Sedangkan di Blogger / Blogspot Anda bisa mengaturnya di bagian  Tata Letak.

URL sudah ada, lalu template beserta widget juga sudah, maka selanjutnya apa? Nah, inilah babak utama, yaitu saatnya Anda mulai menulis dan memposting sesuatu. Lalu, apa saja sih yang bisa kita tulis di dalam blog kita? Kita bisa menulis macam-macam, misalnya mengenai kehidupan kita, sharing ilmu yang kita miliki, tips dan trik, info-info yang menarik, ulasan mengenai suatu produk atau layanan, dan masih banyak lagi. Intinya, di blog kita bebas hendak menuangkan apa saja, namun harus sesuai dengan etika-etika yang berlaku. :roll:

Setelah kita rutin menulis, maka lanjutkan dengan mengunjungi blog-blog orang lain, atau yang biasa disebut dengan Blogwalking. Jangan lupa untuk meninggalkan komentar dan tautan (link) dari alamat blog kita di sana. Mengapa? Selain sebagai penanda identitas kita, juga sebagai salah satu cara agar orang lain pun berkunjung ke blog kita. Biasanya setelah sering meninggalkan komentar, akan dilanjutkan dengan bertukar tautan (link) yakni memasang alamat blog dari teman di dalam blog kita. Di mana kita memasang tautan tersebut? Kita bisa memasangnya di menu Link / Blogroll (wordpress) atau klik Tambah Gadget kemudian pilih yang Pengikut / Follower (blogspot). Jadi ketika blogging pun bisa berkomunikasi secara 2 arah.

Sampai di sini dulu sharing dari saya, karena sepertinya sudah terlalu panjang, dan tadi saya lihat sudah ada yang terkantuk-kantuk. Lain kali akan saya sambung lagi, mungkin dengan topik yang sedikit berbeda namun masih dengan tema yang sama. Mudah-mudahan bisa membantu buat teman-teman yang baru ingin belajar Blogging / ngeBlog. Nah, kini siapkah Anda mulai ngeBlog? 😆

 

Author: Tatang Tox

Hanya manusia biasa / kawulo alit yang senang menulis dan fotografi.