Apa Itu Gurindam?

Tahukah Anda apa itu Gurindam? Atau lebih tepatnya, pernahkah Anda mendengar Gurindam Dua Belas?

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), gurindam /gu·rin·dam/ adalah sajak dua baris yg mengandung petuah atau nasihat (misal: baik-baik memilih kawan, salah-salah bisa jadi lawan).

Gurindam merupakan salah satu khazanah budaya bangsa Indonesia. Sekilas gurindam akan tampak serupa dengan pantun. Tapi jika diperhatikan secara lebih seksama, maka akan terlihat perbedaan antara gurindam dan pantun.

Gurindam termasuk puisi lama dari budaya Melayu yang terdiri atas dua baris dalam satu bait. Kalimat baris pertama menyatakan perbuatan dan kalimat baris kedua menyatakan akibat yang timbul dari perbuatan itu. Sedangkan pantun terdiri atas sampiran dan isi. Pada pantun, sampiran dan isi boleh jadi merupakan dua hal yang tidak ada hubungannya, kecuali memiliki rima atau sajak yang sama. Nah, kini sudah jelas bukan, perbedaan antara gurindam dan pantun?

Gurindam yang paling terkenal dalam karya sastra Indonesia lama adalah “Gurindam Dua Belas” karya Raja Ali Haji yang berasal dari Pulau Penyengat, Kepulauan Riau. Disebut “Gurindam Dua Belas” bukan berarti terdiri atas dua belas bait, melainkan gurindam yang berisi dua belas pasal. Gurindam Dua Belas berisi persoalan ibadah, tugas dan kewajiban raja, adab anak terhadap orang tua, tugas orang tua terhadap anak, dan sifat-sifat bermasyarakat yang baik.

Bagi yang ingin tahu versi lengkap Gurindam Dua Belas, mari kita simak di bawah ini:

Continue reading “Apa Itu Gurindam?”

Website Dan Akun Resmi KBRI Singapura

KBRI Singapura
KBRI Singapura

Seperti yang sudah pernah saya ceritakan pada posting-posting sebelumnya, bahwa kami sekeluarga telah memulai babak baru kehidupan di negeri orang. Sebagai salah seorang warga negara Indonesia yang baik, saya merasa punya tanggung jawab moral untuk memberikan informasi yang berkaitan dengan keberadaan Perwakilan Republik Indonesia di manapun saya berada.

Kebetulan saat ini saya sedang diberi amanah untuk bekerja di Singapura, salah satu negara tetangga terdekat kita. Sebagai informasi, Republik Indonesia memiliki Perwakilan setingkat Kedutaan di negara ini (bukan Konsulat Jenderal lho ya… :mrgreen: ). Kali ini saya akan mencoba berbagi tentang hal-hal yang berkaitan dengan Perwakilan Republik Indonesia tersebut. Ini saya lakukan agar ketika ada salah satu Saudara sebangsa dan setanah air kita mendapat kesulitan, maka mereka sudah tahu mesti menghubungi ke mana.

Di samping itu, pemerintah sudah menginstruksikan kepada seluruh Perwakilan RI di luar negeri agar memiliki satu atau lebih nomor Hotline yang dapat dihubungi kapan saja oleh WNI kita. Nomor-nomor itu akan disebarkan melalui SMS dari Operator Telekomunikasi ketika seseorang menginjakkan kaki di negara orang. Tapi pesan saya, please, tolong gunakan nomor itu hanya jika Anda berada di dalam kondisi emergency, serta jangan gunakan nomor Hotline itu untuk curhat masalah asmara atau rumah tangga Anda yang sedang goyah. 😕

Baiklah, tanpa berpanjang lebar lagi, berikut ini adalah data-data KBRI Singapura yang barangkali Anda membutuhkannya:

Continue reading “Website Dan Akun Resmi KBRI Singapura”

Tahun Baru, Semangat Baru!!!

Selamat Tahun Baru 2015!!!

Yah, udah telat yak? 😳

Selamat Tahun Baru 2015
Selamat Tahun Baru 2015

Lebih baik terlambat daripada tidak, hehehe… Memasuki tahun yang baru, masih bingung mau melakukan apa, yang jelas pekerjaan akan semakin banyak. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, di mana saya biasanya membuat resolusi untuk satu tahun ke depan, kali ini saya memilih untuk membiarkannya mengalir saja. Mengapa? Karena banyak resolusi saya yang meleset, terutama yang berkaitan dengan rumah baru saya ini :mrgreen:

Banyaknya aktifitas dan padatnya rutinitas yang dijalani seharusnya membuat ide dan inspirasi dalam menulis semakin kaya. Namun yang terjadi adalah produktivitas saya menurun dalam kurun waktu setahun terakhir. Memang banyak ide dan inspirasi yang hinggap, namun akhirnya terbang tak tahu entah kemana, mungkin karena tidak buru-buru ditangkap dan tidak segera dimasukkan ke dalam sangkar pena. :mrgreen:

Masih dalam suasana awal tahun ini, saya mencoba bangkit dan menggugah semangat dalam diri agar dapat lebih produktif lagi. Sayang kan, jika sudah memakai website dan domain berbayar namun tidak dimanfaatkan semaksimal mungkin?

Ke depannya mungkin saya akan banyak berbagi mengenai hal-hal yang sudah lewat, bahkan bisa dibilang sudah kadaluarsa. 😆 Tapi saya ingin merangkai peristiwa-peristiwa yang sudah berlalu itu dalam bingkai kata sehingga kapan pun ketika saya ingin mengenang, saya cukup ke rumah saya ini. Dan mudah-mudahan kelak anak cucu saya bisa turut membacanya… Hahaha… #Lebay… 😆

Berharap di tahun yang baru ini juga akan lebih sering blogwalking serta menjalin tali silaturahim meskipun melalui dunia maya. Dan mudah-mudahan, dengan sering berkunjung ke blog sahabat yang lain, akan banyak juga sahabat bloggers yang berkunjung ke mari.

Sekali lagi, di awal tahun ini, mari kita kepalkan tangan, kumpulkan seluruh tenaga, dan curahkan seluruh daya dan pikiran menjadi sesuatu yang positif dan bermanfaat.

Salam dahsyat, salam blogger, tetap semangat!!!

Continue reading “Tahun Baru, Semangat Baru!!!”

Ra Kroso Wes Setahun

Tanpa terasa, domain cagakurip.com ini sudah setahun berdiri dan alhamdulillah berhasil saya perpanjang. Ternyata setahun ini masih jauh dari target yang sudah dibuat. Masih terlalu sedikit sekali tulisan saya di rumah baru ini. Padahal dulu saya sangat berharap saya bisa lebih produktif dalam menulis di rumah baru ini. Namun karena kesibukan dan tugas utama yang tiada kunjung selesai, akhirnya rumah saya ini sedikit terbengkalai.

Sering sih saya tengok, tapi untuk membuat sebuah artikel rasanya kok berat sekali ya? Mungkin ada yang bisa kasih tips supaya saya lebih produktif dalam menulis?

Jadi boleh dikata, tidak ada perubahan yang cukup signifikan dalam setahun terakhir ini. Masih banyak konsep-konsep yang ingin dituangkan tapi semuanya masih tersangkut entah di belahan otak yang sebelah mana. Perlu usaha dan kemauan lebih untuk dapat menumpahkannya kemari.

Mudah-mudahan di waktu-waktu mendatang dapat lebih meningkatkan produktivitas, lebih banyak lagi tulisan-tulisan yang saya posting di sini dan lebih banyak cerita yang bisa saya bagi. Posting ini untuk mengisi kekosongan sementara, sekaligus semoga menjadi awal dari semangat baru dalam menjalani waktu satu tahun mendatang.

Salam.

Continue reading “Ra Kroso Wes Setahun”

Dunia Dalam Genggaman

Dunia dalam genggaman. Kata-kata tersebut rasanya sudah bukan hal yang mustahil lagi dilakukan di era sekarang ini. Mengapa? Karena dengan alat yang bernama ponsel pintar (smartphone) kita bisa melakukan apa saja. Aktivitas yang dulunya harus dilakukan di PC (Personal Computer) kini dapat dikerjakan melalui perangkat ini. 😎

Dunia dalam genggaman. Kata-kata tersebut rasanya sudah bukan hal yang mustahil lagi dilakukan di era sekarang ini. Mengapa? Karena dengan alat yang bernama ponsel pintar (smartphone) kita bisa melakukan apa saja. Aktivitas yang dulunya harus dilakukan di PC (Personal Computer) kini dapat dikerjakan melalui perangkat ini. 😎

Mungkin dulu kita (red. saya) tidak pernah berpikir atau membayangkan akan mengetik melalui perangkat kecil dalam genggaman tangan saya. Namun sekarang, bahkan membuat postingan blog sekalipun dapat saya lakukan melalui smartphone. Seperti yang saya lakukan saat saya membuat artikel ini. 😎

image

Bukan bermaksud membanggakan diri, hanya saja kebetulan ponsel yang saya miliki adalah HTC One 32 GB. Boleh dibilang saya cukup puas dengan performance-nya. Dengan balutan bodi berbahan logam, membuat ponsel HTC One ini tampak kokoh dan kuat. Overall spesifikasi yang dimiliki cukup mumpuni. Meskipun masih terdapat kekurangan yaitu pada ketahanan batere. Apabila paket data atau WiFi dinyalakan, maka baterenya akan berkurang lebih cepat. 😥

Aduh, kenapa malah jadi ngelantur membahas ponsel ya? 😳

Continue reading “Dunia Dalam Genggaman”

Sudahlah, Kami Sudah Lelah

Proses Pemilihan Umum (Pemilu) kali ini terasa sangat berbeda dibanding Pemilu sebelumnya. Perbedaan yang dirasakan adalah tingkat antusiasme masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya. Pada saat Pemilu Legislatif memang masih belum begitu tampak, walaupun sudah mulai terlihat poros-poros yang bermunculan. Poros-poros ini kemudian mengerucut menjadi dua kutub/kubu besar yang saling berseberangan. Dan pada akhirnya Pemilu Presiden dan Wakil Presiden kali ini hanya memunculkan dua pasangan calon.

Begitu keran kampanye dibuka, byurrr!!! Semua informasi yang menyangkut visi, misi segera disosialisasikan oleh masing-masing kubu. Media sebagai ujung tombak dalam proses ini pun akhirnya terbelah menjadi dua. Ketika taipan-taipan media mulai merapat ke salah satu kandidat. Maka dimulailah yang namanya perang informasi. Profesionalisme dan kode etik jurnalistik dikesampingkan demi mendukung salah satu kandidat dan menjatuhkan yang lainnya. Bahkan ada media yang secara terang-terangan menyatakan dukungannya terhadap salah satu kandidat. Hal semacam ini menurut hemat saya telah menodai apa yang dinamakan kode etik jurnalistik (meskipun saya sendiri kurang paham makanan seperti apakah itu, hanya saja kelihatannya enak, hehehe…).

Metode ini rupanya cukup efektif dalam membentuk opini publik, walaupun di era yang penuh keterbukaan seperti ini, hal tersebut sedikit sulit untuk dilakukan. Masyarakat dapat melakukan riset mandiri dengan mencoba membandingkan sebuah tema berita dari media satu dengan media yang lainnya. Walaupun secara manusiawi pada akhirnya masing-masing orang hanya membaca berita yang ingin mereka dengar.

Continue reading “Sudahlah, Kami Sudah Lelah”

Piknik Murah Meriah Di East Coast, Singapore

Singapura adalah sebuah negara kecil dan sekaligus menjadi salah satu negara tetangga terdekat kita. Meskipun kecil, tapi pergerakan roda perekonomian negara ini tidak boleh dipandang sebelah mata. Dia menjadi salah satu pusat perputaran uang di dunia. Predikat kota dengan biaya hidup termahal pun disandangnya tahun ini.

Dengan segala pesona yang melekat pada dirinya, Singapura menjadi sebuah obyek yang menarik untuk dikunjungi. Bahkan sebagian besar warga negara Indonesia, khususnya dari kalangan menengah ke atas, hampir dapat dipastikan menjadikan Singapura sebagai salah satu kota tujuan wisata mereka. Padahal dengan segala kemewahan dan kenyamanan yang ditawarkan, untuk berwisata di Singapura umumnya harus merogoh kocek lebih dalam. 😥

Meskipun luasnya tidak lebih besar dari Jabodetabek, namun Singapura menawarkan banyak sekali obyek wisata. Yang jelas, satu atau dua hari tidak akan cukup untuk mengunjungi semua. :mrgreen: Sebagian besar dari obyek wisata tersebut harus membayar. Walaupun ada juga obyek-obyek wisata yang dapat kita kunjungi secara gratis, atau paling tidak dengan biaya minimum. Beberapa obyek yang dapat kita kunjungi secara gratis antara lain, Singapore Botanical Garden, China Town, Patung Singa Merlion, Children By The Bay (berlokasi di dekat Garden by the Bay), East Coast Park, West Coast Park, dan beberapa tempat lainnya.

Nah, kali ini saya akan mencoba berbagi mengenai piknik murah meriah di East Coast Park. :mrgreen:

Piknik di East Coast
Piknik di East Coast

Continue reading “Piknik Murah Meriah Di East Coast, Singapore”