Dunia Dalam Genggaman

Dunia dalam genggaman. Kata-kata tersebut rasanya sudah bukan hal yang mustahil lagi dilakukan di era sekarang ini. Mengapa? Karena dengan alat yang bernama ponsel pintar (smartphone) kita bisa melakukan apa saja. Aktivitas yang dulunya harus dilakukan di PC (Personal Computer) kini dapat dikerjakan melalui perangkat ini. 😎

Dunia dalam genggaman. Kata-kata tersebut rasanya sudah bukan hal yang mustahil lagi dilakukan di era sekarang ini. Mengapa? Karena dengan alat yang bernama ponsel pintar (smartphone) kita bisa melakukan apa saja. Aktivitas yang dulunya harus dilakukan di PC (Personal Computer) kini dapat dikerjakan melalui perangkat ini. 😎

Mungkin dulu kita (red. saya) tidak pernah berpikir atau membayangkan akan mengetik melalui perangkat kecil dalam genggaman tangan saya. Namun sekarang, bahkan membuat postingan blog sekalipun dapat saya lakukan melalui smartphone. Seperti yang saya lakukan saat saya membuat artikel ini. 😎

image

Bukan bermaksud membanggakan diri, hanya saja kebetulan ponsel yang saya miliki adalah HTC One 32 GB. Boleh dibilang saya cukup puas dengan performance-nya. Dengan balutan bodi berbahan logam, membuat ponsel HTC One ini tampak kokoh dan kuat. Overall spesifikasi yang dimiliki cukup mumpuni. Meskipun masih terdapat kekurangan yaitu pada ketahanan batere. Apabila paket data atau WiFi dinyalakan, maka baterenya akan berkurang lebih cepat. 😥

Aduh, kenapa malah jadi ngelantur membahas ponsel ya? 😳

Yang jelas sejak ditemukannya sistem operasi untuk ponsel, maka batas antara fungsi komputer, tablet, dan ponsel menjadi semakin samar. Komputer dapat saja melakukan fungsi sebagai alat komunikasi selayaknya ponsel dengan beberapa tambahan aksesoris tentunya, seperti headphone, microphone, dan webcam. Demikian pula sebaliknya, sebuah tablet atau ponsel, dapat melakukan fungsi sebuah komputer seperti misalnya untuk mengetik, membuat slide presentasi, dan menjalankan aplikasi-aplikasi tertentu.

Ditambah lagi sejak Android dan IOS mulai menguasai pasar smartphone, bisa dikatakan pertumbuhan pengguna smartphone melonjak cukup tajam. Tapi jika dilihat lebih dalam, sebenarnya belum seluruh pengguna memanfaatkan fitur-fitur yang ada pada perangkat mereka secara maksimal. Sebagian besar dari mereka, hanya mengikuti tren ketika memilih sebuah perangkat / gadget, tanpa mempedulikan apakah mereka benar- membutuhkan fitur-fitur yang disediakan atau tidak. Rata-rata dari 100 % kemampuan yang dimiliki ponsel, pengguna pada umumnya hanya menggunakan sekitar 30-40 persennya saja.

Dengan hadirnya ponsel pintar ini, juga menjadi semacam booster dalam proses diseminasi informasi. Informasi kini menjadi tak terbatas. Siapapun bisa dan berhak memperoleh informasi, bahkan sampai pelosok sekalipun. Hal ini terlihat saat negeri kita melaksanakan suksesi kepemimpinan nasional. Kita sama-sama melihat betapa social media menjadi tool yang sangat ampuh dalam menjaring pendukung dan alat kampanye. Bahkan sampai sekarang, saya pun masih banyak melihat status orang-orang yang belum bisa move on dan masih terbuai dalam angan dan harapan masing-masing. 🙁

Dengan dahsyatnya efek tersebut, maka sekali lagi ungkapan “dunia dalam genggaman” bukanlah isapan jempol belaka. Melalui perangkat di tangan kita, kita dapat menjelajahi belahan dunia manapun meskipun hanya virtual. Dan bagi orang-orang tertentu, mereka dapat mengendalikan dunia hanya dari perangkat di dalam genggaman tangan mereka.

Pertanyaan berikutnya, “Sudahkah dunia dalam genggaman Anda?” atau “Seberapa siapkah Anda untuk menggenggam dunia?” :mrgreen:

 

Author: Tatang Tox

Hanya manusia biasa / kawulo alit yang senang menulis dan fotografi.

3 thoughts on “Dunia Dalam Genggaman”

Leave a Reply