Apakah Saya Perlu Nama Domain Sendiri?

Nama Domain
Nama Domain

Memiliki blog atau website dengan domain sendiri adalah idaman setiap orang. Kelihatannya keren banget jika kita memiliki sebuah blog dengan alamat misalnya namakita.com atau NamaAnda.net. Tapi kehawatiran terhadap kerumitan dalam setup dan konfigurasinya membuat sebagian orang akhirnya berpikir dua kali untuk memilikinya. Padahal apabila kita sudah mengerti langkah-langkah yang harus dilakukan secara runut sesungguhnya men-setup sebuah blog dengan domain sendiri relatif mudah. Hal ini akan saya bahas di artikel yang terpisah.

Domain .com atau .net  biasa disebut juga sebagai Top Level Domain (TLD). Dengan memiliki memiliki sebuah TLD, ini berarti Anda memiliki kendali penuh. Ibarat jualan, Anda sudah memiliki semacam merk dagang.

Pertanyaan mendasarnya adalah, seberapa pentingkah sebuah nama domain untuk keberlangsungan blog atau website Anda?

Continue reading “Apakah Saya Perlu Nama Domain Sendiri?”

Blogging Untuk Pemula

Kali ini saya mencoba me-ReBlog artikel dari rumah lama. Mengapa artikel ini saya Re-Blog? Karena setelah saya amati, ternyata aktif tidaknya kita meng-update halaman blog kita juga mempengaruhi ranking kita di pencarian Google. Artinya apa? Jika kita jarang melakukan updating, atau dengan kata lain jarang menulis, maka jangan harap artikel-artikel kita yang sudah ada dahulu akan terpampang di halaman depan Google. Ini sih, menurut saya lho, sebagai seseorang yang masih awam tentang dunia per-SEO-an. Saya hanya mengamati dari blog lama saya yang sepertinya sekarang sudah tenggelam di dalam hasil pencarian Google.

Hal ini mungkin tidak berlaku bagi Anda yang menulis mengenai hal yang unik dan spesifik. Artikel Anda mungkin akan awet berada di halaman depan hasil pencarian Google. Tapi bagi kita yang menulis hal-hal bersifat  umum dan tidak spesifik, maka apabila jarang meng-update, posisi blog kita akan tergeser oleh blog-blog lain yang lebih fresh dan up to date membahas mengenai hal yang sama. Saya tidak tahu pasti apakah ini pengaruh dari algoritma yang diterapkan oleh Google atau bagaimana. Mungkin salah satu dari Anda ada yang bisa memberikan jawabnya? 😉

Alasan lain saya me-Reblog artikel ini adalah supaya bisa berbagi kepada rekan-rekan yang baru memasuki dunia Blogging dan ingin mengetahui Blogging itu seperti apa. Di samping itu, ketika saya search, artikel ini sudah tidak muncul lagi di halaman depan hasil pencarian Google bahkan mungkin memang sudah tidak ter-record oleh Google lagi. Nah, karena saya bertekad untuk senantiasa meng-update blog ini, maka artikel tersebut saya re-publish di sini, dengan harapan artikel ini akan dapat ter-record oleh Google sehingga dapat bermanfaat bagi rekan-rekan semua. Dan ini dia artikelnya :

Mungkin ada yang bertanya-tanya mengapa saya memposting artikel dengan judul ini. Sebab, bagi kita yang mungkin sudah mengenal dunia per-blogging-an seperti sebuah kemunduran, kok kembali lagi ke dasar sih? :mrgreen: Tapi ternyata, di luar sana masih banyak teman-teman kita yang masih awam tentang blogging itu sendiri. Salah satu yang mendorong saya menulis artikel ini adalah ketika ada seorang sahabat saya menulis di wall Facebook saya dan menanyakan, “Gimana caranya blogging, atau kalau ada literatur tentang blogging saya mau donk.” Yah, mudah-mudahan  bisa bermanfaat tidak saja buat sahabat saya yang me-request, melainkan bagi siapa saja yang ingin belajar Blogging.

Nasywa juga pengen ngeBlog

Baiklah tanpa panjang kali lebar sama dengan luas, mari kita mulai 🙂

Sebelumnya, saya akan mencoba berbagi mengenai pengertian dari blog terlebih dahulu. Menurut Wikipedia, Blog merupakan singkatan dari “web log” adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut. Jadi, menurut bahasa awamnya, blog lebih merupakan buku catatan pribadi kita yang berbentuk elektronis. Namanya juga buku catatan pribadi, jadi terserah kita mau menulis apa saja di dalamnya.

Lalu tujuan kita blogging apa sih?

Continue reading “Blogging Untuk Pemula”