CUWC: Cagak Urip Writing Contest

menulis
menulis

Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan RI yang ke-70, Cagak Urip akan mengadakan kontes menulis kecil-kecilan. Saya hanya ingin mencoba untuk turut menyemarakkan HUT RI kali ini. Kontes ini terbuka untuk umum, bagi yang karyanya bagus dan menarik akan saya posting di blog ini.

Caranya bagaimana? Gampang kok… :mrgreen:

Continue reading “CUWC: Cagak Urip Writing Contest”

Menulis Itu…

menulis

Bagi saya, menulis itu menyenangkan. Dengan menulis kita bisa berbagi segala sesuatu. Kita bisa berbagi cerita, pengalaman, pengetahuan, ataupun kebahagiaan yang kita alami.

Bagi saya, menulis itu seni. Dengan menulis kita bisa merangkai kata-kata yang awalnya sederhana menjadi sebuah paragraf ataupun prosa yang memiliki keindahan. Dapat menghanyutkan bagi siapa saja yang membacanya. (walaupun saya belum bisa seperti itu :mrgreen: )

Bagi saya, menulis itu sederhana. Kita tidak harus menjadi seorang sastrawan ataupun pujangga untuk menulis. Dengan catatan-catatan kecil tentang perjalanan hidup kita ataupun kegiatan kita sehari-hari, sudah bisa menjadi sebuah tulisan yang menarik. Kita tidak tahu, mungkin dari catatan yang awalnya kita anggap sepele, justru dapat memiliki makna lebih bagi orang lain.

Bagi saya, menulis itu jendela hati. Selain teman atau sahabat, menulis juga dapat menjadi media untuk menyalurkan apa yang tersembunyi di dasar hati. Misalnya saat kita menaruh perhatian kepada seseorang, namun tidak berani mengungkapkannya, maka dengan menulis biasanya apa yang sesungguhnya kita rasakan akan mengalir melalui kata-kata.

Bagi saya, menulis itu ekspresi diri. Dengan menulis, saya dapat mengekspresikan diri secara lebih leluasa. Saya bukanlah pemusik, bukan penyanyi, dan saya juga mengakui bahwa saya juga bukan seorang penulis. Hanya saja, melalui torehan kata-kata saya merasa lebih nyaman dalam mengungkapkan hal-hal yang terselip di dalam benak saya.

Bagi saya, menulis itu hobi baru saya. Dulu ketika ditanya, “Hobi Anda apa?” Maka biasanya saya hanya menjawab, “Membaca, tidur, jalan-jalan, dan hal-hal standar lainnya.” Namun kini jika ada yang menanyakan hal serupa, maka saya bisa menjawab dengan penuh percaya diri, “Hobi saya adalah menulis”

Jadi mengapa harus menunggu nanti jika bisa menulis sekarang? :mrgreen:

Continue reading “Menulis Itu…”