Aneka Kuliner Unik di Kota Medan

Kota Medan yang berada di Provinsi Sumatera Utara dikenal sangat indah. Di sini ada beberapa objek wisata yang dapat menjadi tujuan wisata, salah satunya adalah Danau Toba. Selain Danau Toba, terdapat beragam tempat wisata lain yang dapat Anda kunjungi. Oleh karena itu, jika Anda berwisata ke kota ini, sebaiknya menginap karena tidak mungkin untuk menikmati seluruh obyek wisata yang ada hanya dalam satu hari.

Danau Toba dan Pulau Samosir
Danau Toba dan Pulau Samosir

Anda tidak perlu khawatir untuk mencari penginapan. Di kota ini terdapat beberapa hotel yang dapat menjadi pilihan Anda untuk menginap dan tidak jauh dari lokasi wisata yang akan dikunjungi. Untuk pemesanan hotel, Anda bisa melakukan pemesanan melalui situs travel onliner seperti traveloka. Selain akan mempermudah Anda, proses pemesanannya pun cukup cepat, pokoknya gak pake ribet.

Setelah berwisata, jangan lupa untuk mencicipi masakan khas Medan. Medan memiliki beragam makanan khas mulai dari kue, olahan buah, olahan ikan, dan lain-lain.  Jika Anda belum mengetahui apa saja kuliner khas Medan, berikut beberapa kuliner unik khas Medan yang banyak digemari dan dapat Anda cicipi atau dijadikan oleh-oleh.

Continue reading “Aneka Kuliner Unik di Kota Medan”

Kemeriahan Panggung Gembira KBRI Singapura 2015

KBRI Singapura
KBRI Singapura

Dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI yang ke-70, pada tanggal 30 Agustus 2015 kemarin, KBRI Singapura menggelar acara Panggung Gembira dan Bazaar 2015. Acara ini merupakan acara puncak setelah sebelumnya sudah dilaksanakan berbagai macam kegiatan, yaitu: lomba olah raga, Upacara Pengibaran dan Penurunan Bendera, dan Resepsi Diplomatik.

Pada Panggung Gembira tahun 2015 ini, selain mendatangkan artis-artis dari Ibu Kota, KBRI Singapura juga memberikan kesempatan kepada seluruh elemen masyarakat yang ingin unjuk gigi untuk menghibur seluruh WNI yang hadir. Tim-tim yang akan tampil diseleksi dan diaudisi terlebih dahulu, sehingga hanya tim terbaiklah yang tampil di acara Panggung Gembira tersebut.

Artis-artis yang tampil antara lain; Band Kotak, Cita Citata, Indah Sari, Bebizie, Nasar, Cakra Khan, Thomas Arya, Benigno, Sahrul Gunawan, Teuku Zacky, Irfan Hakim, Wika Salim, dan musisi kawakan Om Purwacaraka. Selain itu masih ada pula artis-artis dari Dangdut Academy, yaitu; Danang, Evi Masamba.

Disamping artis-artis yang sudah terkenal, ada pula band-band pendatang baru yang turut menyemarakkan pentas Panggung Gembira ini. Mereka adalah ProjectQiu dari Cirebon, dan Jast5 dari Jakarta.

Pagi itu, tampak kesibukan para peserta bazaar mempersiapkan barang dagangannya. Tidak ketinggalan ibu-ibu DWP KBRI Singapura, yang turut membuka lapak dengan menjual beraneka macam makanan ringan dan jajan pasar khas Indonesia. Di sisi lain, tampak para sponsor sedang mempersiapkan booth mereka supaya dapat menarik konsumen. Sementara itu, di tempat lain tampak Tim Pengamanan yang turut dibantu oleh Bobotoh (Persatuan Pelaut Indonesia di Singapura) dan anggota HPLRTIS (Himpunan Penata Laksana Rumah Tangga Indonesia – Singapura) sedang melakukan birefing demi kelancaran acara Panggung Gembira kali ini serta untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Persiapan Panggung Gembira
Persiapan Panggung Gembira

Continue reading “Kemeriahan Panggung Gembira KBRI Singapura 2015”

Keceriaan Lomba HUT RI Di Singapura

Berada di negeri seberang ternyata tidak mengurangi meriahnya suasana dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik yang kita cintai ini. Selain menyambut Hari Kemerdekaan, juga dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, masyarakat Indonesia yang tinggal di Singapura mengadakan beraneka macam perlombaan baik untuk anak-anak maupun untuk dewasa, yang bertempat di Sekolah Indonesia Singapura (SIS). Perlombaan yang diadakan antara lain, Balap Karung, Lomba Bakiak, Lomba Makan Kerupuk, Lomba Kelereng, Lomba Memasukkan Pensil ke dalam botol, Tarik Tambang, dan Sepeda Lambat.

Mengusung konsep “dari dan untuk anak-anak”, acara ini berlangsung meriah. Para peserta lomba diwajibkan membawa kado sebagai tanda kepesertaan untuk kemudian dikumpulkan ke panitia. Kado ini nantinya dibagikan sebagai hadiah untuk para pemenang lomba. Setelah menukar kado, kami (Nasywa dan saya) pun masih mendapat kupon untuk makan dan buku. Wah, lumayan banget, kan? Setelah memilah-milah di antara tumpukan buku-buku, akhirnya Nasywa mengambil buku yang disukainya. 😎

Pawai Busana Daerah
Pawai Busana Daerah

Acara lomba sendiri diawali dengan pawai anak-anak yang mengenakan busana daerah. Karena mereka rata-rata masih balita, jadi pawainya juga tidak bisa jauh-jauh. Hanya dari gerbang SIS sampai dengan Aula SIS. :mrgreen:

Continue reading “Keceriaan Lomba HUT RI Di Singapura”

Berkunjung Ke Kota Gurindam

Apakah Anda bingung mau jalan-jalan ke mana? Butuh referensi tempat wisata atau rekreasi?Jangan bingung, negeri kita menyediakan begitu banyak pesona wisata dan panorama alam yang menunggu untuk dijamah. :mrgreen:

Kali ini saya akan berbagi pengalaman saya ketika berkunjung ke Tanjung Pinang. Sebenarnya momen ini sudah lama sekali, seperti halnya lomba mewarnai yang diikuti oleh putri kami Nasywa. Namun saya pikir, sangat disayangkan jika kesempatan untuk mempopulerkan potensi pariwisata di Indonesia ini dilewatkan begitu saja. 😎

Tanjung Pinang merupakan ibu kota Provinsi Kepulauan Riau yang terletak di Pulau Bintan. Kota Tanjung Pinang sering pula disebut dengan Kota Gurindam. Mengapa demikian? Sebelum saya jawab, pernahkah Anda mendengar tentang Gurindam Dua Belas? Atau pernahkah Anda mengenal sosok seorang Raja Ali Haji? Jika belum, maka Anda harus membaca artikel ini sampai habis. :mrgreen:

Kota Gurindam
Kota Gurindam

Continue reading “Berkunjung Ke Kota Gurindam”

Apa Itu Gurindam?

Tahukah Anda apa itu Gurindam? Atau lebih tepatnya, pernahkah Anda mendengar Gurindam Dua Belas?

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), gurindam /gu·rin·dam/ adalah sajak dua baris yg mengandung petuah atau nasihat (misal: baik-baik memilih kawan, salah-salah bisa jadi lawan).

Gurindam merupakan salah satu khazanah budaya bangsa Indonesia. Sekilas gurindam akan tampak serupa dengan pantun. Tapi jika diperhatikan secara lebih seksama, maka akan terlihat perbedaan antara gurindam dan pantun.

Gurindam termasuk puisi lama dari budaya Melayu yang terdiri atas dua baris dalam satu bait. Kalimat baris pertama menyatakan perbuatan dan kalimat baris kedua menyatakan akibat yang timbul dari perbuatan itu. Sedangkan pantun terdiri atas sampiran dan isi. Pada pantun, sampiran dan isi boleh jadi merupakan dua hal yang tidak ada hubungannya, kecuali memiliki rima atau sajak yang sama. Nah, kini sudah jelas bukan, perbedaan antara gurindam dan pantun?

Gurindam yang paling terkenal dalam karya sastra Indonesia lama adalah “Gurindam Dua Belas” karya Raja Ali Haji yang berasal dari Pulau Penyengat, Kepulauan Riau. Disebut “Gurindam Dua Belas” bukan berarti terdiri atas dua belas bait, melainkan gurindam yang berisi dua belas pasal. Gurindam Dua Belas berisi persoalan ibadah, tugas dan kewajiban raja, adab anak terhadap orang tua, tugas orang tua terhadap anak, dan sifat-sifat bermasyarakat yang baik.

Bagi yang ingin tahu versi lengkap Gurindam Dua Belas, mari kita simak di bawah ini:

Continue reading “Apa Itu Gurindam?”

Sudahlah, Kami Sudah Lelah

Proses Pemilihan Umum (Pemilu) kali ini terasa sangat berbeda dibanding Pemilu sebelumnya. Perbedaan yang dirasakan adalah tingkat antusiasme masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya. Pada saat Pemilu Legislatif memang masih belum begitu tampak, walaupun sudah mulai terlihat poros-poros yang bermunculan. Poros-poros ini kemudian mengerucut menjadi dua kutub/kubu besar yang saling berseberangan. Dan pada akhirnya Pemilu Presiden dan Wakil Presiden kali ini hanya memunculkan dua pasangan calon.

Begitu keran kampanye dibuka, byurrr!!! Semua informasi yang menyangkut visi, misi segera disosialisasikan oleh masing-masing kubu. Media sebagai ujung tombak dalam proses ini pun akhirnya terbelah menjadi dua. Ketika taipan-taipan media mulai merapat ke salah satu kandidat. Maka dimulailah yang namanya perang informasi. Profesionalisme dan kode etik jurnalistik dikesampingkan demi mendukung salah satu kandidat dan menjatuhkan yang lainnya. Bahkan ada media yang secara terang-terangan menyatakan dukungannya terhadap salah satu kandidat. Hal semacam ini menurut hemat saya telah menodai apa yang dinamakan kode etik jurnalistik (meskipun saya sendiri kurang paham makanan seperti apakah itu, hanya saja kelihatannya enak, hehehe…).

Metode ini rupanya cukup efektif dalam membentuk opini publik, walaupun di era yang penuh keterbukaan seperti ini, hal tersebut sedikit sulit untuk dilakukan. Masyarakat dapat melakukan riset mandiri dengan mencoba membandingkan sebuah tema berita dari media satu dengan media yang lainnya. Walaupun secara manusiawi pada akhirnya masing-masing orang hanya membaca berita yang ingin mereka dengar.

Continue reading “Sudahlah, Kami Sudah Lelah”

Kesadaran Politik Masyarakat Kita

Dari blog lama sampai akhirnya pindah kemari, sebetulnya saya paling malas untuk membahas masalah politik. Karena bagi saya pribadi, berbicara masalah politik berarti kita berbicara mengenai sebuah ketidakpastian. Semuanya terasa abu-abu dan palsu. Saat ini bilang A, eh, ternyata besok sore sudah bilang Z. Jadi sering saya menggeneralisir bahwa dunia politik adalah dunia yang penuh kemunafikan. 😐

Lalu mengapa kali ini saya menulis hal yang berkaitan dengan politik? Berarti saya juga ikutan munafik dong? 😳 Tunggu dulu, apa yang akan saya tuliskan di sini bukan membahas mengenai hipotesa-hipotesa politik yang saat ini sedang berkembang di negara kita, melainkan lebih menyoroti kondisi sosial masyarakat kita dalam memandang politik itu sendiri. Saya ingin berbagi, sejauh mana masyarakat kita mengerti dan mengenal politik. Karena dengan mengetahui pemahaman masyarakat kita tentang politik, maka kita dapat mengukur kualitas bangsa kita secara general dibandingkan dengan negara lain.

Alasan saya menulis tema ini adalah berasal dari perbincangan dengan seorang teman dari Indonesia yang sudah beberapa tahun hidup di luar negeri, yaitu Singapura. Beliau mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan S2 di salah satu perguruan tinggi terkemuka di negeri Singa dan sampai saat ini bekerja di perguruan tinggi tersebut. Saat kami menjadi tim KPPSLN, kami sempat bertukar pikiran walaupun sedikit :mrgreen: ,  mengenai dinamika politik yang terjadi di Indonesia, khususnya terkait Pemilu.

Sebelum melangkah lebih jauh, perlu diketahui bahwa ada dua golongan di dalam masyarakat kita, yaitu yang terlibat langsung dalam kancah perpolitikan dan ada pula yang hanya menjadi pengamat saja. Yang terlibat langsung seperti misalnya caleg (calon anggota legislatif), pengurus ataupun anggota partai tertentu, dan simpatisan partai tertentu. Sedangkan kelompok yang lain adalah kelompok masyarakat secara umum, yang biasanya hanya menjadi pengamat bahkan terkadang cenderung apatis dengan masalah perpolitikan.

Masa Kampanye

Continue reading “Kesadaran Politik Masyarakat Kita”