Piknik Murah Meriah Di East Coast, Singapore

Singapura adalah sebuah negara kecil dan sekaligus menjadi salah satu negara tetangga terdekat kita. Meskipun kecil, tapi pergerakan roda perekonomian negara ini tidak boleh dipandang sebelah mata. Dia menjadi salah satu pusat perputaran uang di dunia. Predikat kota dengan biaya hidup termahal pun disandangnya tahun ini.

Dengan segala pesona yang melekat pada dirinya, Singapura menjadi sebuah obyek yang menarik untuk dikunjungi. Bahkan sebagian besar warga negara Indonesia, khususnya dari kalangan menengah ke atas, hampir dapat dipastikan menjadikan Singapura sebagai salah satu kota tujuan wisata mereka. Padahal dengan segala kemewahan dan kenyamanan yang ditawarkan, untuk berwisata di Singapura umumnya harus merogoh kocek lebih dalam. 😥

Meskipun luasnya tidak lebih besar dari Jabodetabek, namun Singapura menawarkan banyak sekali obyek wisata. Yang jelas, satu atau dua hari tidak akan cukup untuk mengunjungi semua. :mrgreen: Sebagian besar dari obyek wisata tersebut harus membayar. Walaupun ada juga obyek-obyek wisata yang dapat kita kunjungi secara gratis, atau paling tidak dengan biaya minimum. Beberapa obyek yang dapat kita kunjungi secara gratis antara lain, Singapore Botanical Garden, China Town, Patung Singa Merlion, Children By The Bay (berlokasi di dekat Garden by the Bay), East Coast Park, West Coast Park, dan beberapa tempat lainnya.

Nah, kali ini saya akan mencoba berbagi mengenai piknik murah meriah di East Coast Park. :mrgreen:

Piknik di East Coast
Piknik di East Coast

Continue reading “Piknik Murah Meriah Di East Coast, Singapore”

Singapura, Kota Termahal Di Dunia

Singapore Night View
Singapore Night View

Siapa yang tidak kenal Singapura? Negara tetangga kita yang terdekat, yang memiliki luas tidak lebih besar dari Jakarta. Meskipun kecil, namun Singapura merupakan negara yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Tingkat perekonomian yang maju serta iklim bisnis yang ramah, membuat banyak perusahaan multinasional tidak segan untuk berinvestasi di Singapura. Dengan banyaknya perusahaan multinasional di Singapura tentu tidak heran jika Singapura menjadi negara dengan perputaran mata uang terbesar setelah London, New York dan Tokyo.

Dengan kapasitas wilayah yang terbatas, Singapura menarik para investor dengan memberikan jaminan keamanan, infrastruktur yang memadai, sarana transportasi yang baik, dan minimnya (atau bahkan tidak ada) biaya-biaya siluman. Selain itu, dengan populasi yang didominasi oleh ras Tionghoa dengan sense of bussiness yang sudah mengalir dalam darah mereka, membuat roda perekonomian Singapura selalu berputar.

Selain dari sisi perekonomian, Singapura juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Salah satu yang menjadi daya tarik adalah adanya Universal Studio’s yang terletak di Sentosa Island. Di samping USS (Universal Studio’s of Singapore) masih ada beberapa tempat lainnya yang patut dikunjungi ketika Anda berkunjung ke Singapura. Yang jelas, rasanya tentu tidak afdhol bila sudah datang ke Singapura tapi tidak berfoto dahulu di depan patung Singa Muncrat alias Merlion. Dan bagi Anda yang memiliki uang lebihan, sudah semestinya Anda habiskan uang Anda di mal-mal yang berderet di sepanjang Orchard Road untuk membeli barang dengan merk-merk ternama. :mrgreen:

Selain sektor ekonomi dan wisata,  fasilitas kesehatan yang memadai juga menjadi daya tarik bagi warga dari negeri tetangga, terutama Indonesia. Banyak sekali orang-orang Indonesia, baik pejabat maupun orang biasa yang memiliki kecukupan materi lebih memilih berobat ke Singapura daripada di Indonesia. Mereka beranggapan bahwa dokter dan tenaga medis di Singapura lebih terpercaya dan profesional. Ini seharusnya menjadi PR (Pekerjaan Rumah) bagi Kementerian Kesehatan dengan Lembaga Pendidikan Tinggi terkait agar dapat berkolaborasi sehingga negeri kita mampu memiliki rumah sakit yang berkualitas dan mencetak dokter serta tenaga medis berkualifikasi tinggi. Agak lucu menurut saya, ketika bangsa kita yang besar ini justru tergantung kepada negara kecil seperti Singapura. 🙁

Dari hal-hal yang saya sebutkan tadi, semuanya berimplikasi terhadap satu hal, yaitu biaya. Yup, akhir-akhir ini sebuah jurnal ekonomi, The Economist menerbitkan laporan dari EIU (Economist Intelligence Unit) bahwa Singapura menjadi sebuah negara/kota dengan biaya hidup paling mahal di dunia mengalahkan Paris, Oslo, Zurich dan Sydney. Jadi, ketika Anda memutuskan akan liburan atau berobat ke Singapura, pastikan Anda memiliki dana yang cukup aman, jangan terlalu mepet. Kalau boleh pinjam istilah Jawa, ono rego ono rupo alias ada harga ada barang. Karena memang dengan segala sesuatu yang high quality di Singapura, Anda harus merogoh kocek lebih dalam. 😎

Continue reading “Singapura, Kota Termahal Di Dunia”

Semarak Panggung Gembira KBRI Singapura 2013

Panggung Gembira KBRI Singapura 2013
Panggung Gembira KBRI Singapura 2013

Berada di negeri seberang saat perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tentunya akan memberikan sensasi tersendiri. Ketika di tanah air, banyak perayaan dan perlombaan diadakan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI yang jatuh pada tanggal 17 Agustus tersebut, maka hal yang berbeda akan dirasakan oleh saudara-saudara kita yang sedang berada di luar negeri.

Dalam rangka merayakan dan memeriahkan HUT RI ke-68, tepatnya pada tanggal 1 September 2013 tahun lalu, KBRI Singapura menggelar acara akbar yaitu Panggung Gembira & Bazar. Kegiatan ini selain memberikan hiburan bagi seluruh warga negara Indonesia yang berada di Singapura, juga merupakan media yang paling tepat untuk melakukan sosialisasi mengenai Pemilihan Umum yang akan dilaksanakan tahun 2014 ini. Tidak tanggung-tanggung, Ketua KPU sendiri, Bapak Husni Kamil Malik yang memberikan sosialisasi kepada WNI yang hadir pada hari itu.

Pagi itu, meskipun gerbang utama belum dibuka, namun sudah tampak ratusan warga negara Indonesia di Singapura berbondong-bondong dan bergerombol di depan gerbang KBRI. Mereka terlihat sangat antusias untuk bertemu dengan artis-artis idolanya, seperti D’Bagindas, Irfan Hakim, Fitri Karlina, Iis Dahlia, Dimas Beck dan beberapa artis pendatang baru lainnya. Sementara itu, di dalam lingkungan KBRI, puluhan tenda telah berjajar rapi dengan komoditi dan barang dagangan masing-masing. Dan dibelakang gedung, telah berdiri dengan megahnya tenda putih dan panggung lengkap dengan sound system yang siap menghentak. 😎

Suasana Pagi Panggung Gembira 2013
Suasana Pagi Panggung Gembira 2013

Continue reading “Semarak Panggung Gembira KBRI Singapura 2013”

Merayakan Hari Raya Di Negeri Singa

Biasanya ketika menjelang tanggal 1 Syawal, maka seluruh surau, mushola, dan masjid akan mengumandangkan takbir, tahlil, dan tahmid. Suara nan merdu akan saling bersahut-sahutan merayakan hari kemenangan. Terkadang ada juga yang melakukan arak-arakan keliling kampung dengan membawa obor dan Sound System yang didorong menggunakan gerobak. Dan kemudian pada tanggal 1 Syawal kita akan berkumpul bersama seluruh keluarga besar di kampung halaman.

Hal itu tentunya akan menjadi biasa ketika kita berada di tanah air tercinta, Indonesia. Tak jarang ada juga yang jengah, ketika melihat iring-iringan anak kecil membawa obor sembari mengumandangkan Takbir, Tahlil, dan Tahmid. Haduh, berisik amat sih, kan dulu gak pernah dicontohkan, dan lain sebagainya. Saya tidak akan membahas itu, dan saya merasa belum memiliki kapasitas untuk men-judge orang lain tentang apa yang mereka lakukan.

Yang akan saya sharing di sini adalah tentang suasana (mudah-mudahan tidak terlalu basi). Yup, suasana. Ketika Anda tidak berada di tanah air melainkan di sebuah negara yang mayoritasnya bukan muslim, tentunya suasana seperti pada awal tulisan ini akan menjadi sesuatu yang dirindukan. Kemeriahan dan nuansa menjelang Hari Raya Idul Fitri tentu menjadi sesuatu yang “Indonesia Sekali”. Sesuatu yang tidak bisa Anda dapatkan di sembarang tempat di seluruh belahan bumi.

Lebaran tahun 2013 adalah untuk pertama kalinya bagi kami sekeluarga merayakannya jauh dari kampung halaman. Karena saat ini kami sedang berada di negeri seberang untuk menunaikan tugas. Menjelang Lebaran, suasana di sini cukup berbeda. Hanya di beberapa titik saja yang menunjukkan keramaian, yaitu di daerah-daerah yang jumlah penduduk muslimnya cukup banyak. Selebihnya, mereka beraktifitas sebagaimana biasa.

Shalat Tarawih biasa kami laksanakan di Masjid Istiqomah, di dalam komplek KBRI Singapura. Jamaah yang berdatangan tidak saja dari kalangan internal kedutaan, melainkan banyak juga saudara-saudara muslim yang berasal dari luar kedutaan. Meskipun memiliki latar belakang budaya dan bangsa yang berbeda-beda, namun kami dipersatukan oleh satu hal, yaitu kami sama-sama saudara semuslim. Bukankah Rasulullah SAW juga pernah bersabda yang artinya, “Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lainnya, (dia) tidak menzaliminya dan mengabaikannya, tidak mendustakannya dan tidak menghinanya.

Continue reading “Merayakan Hari Raya Di Negeri Singa”