Mudik Guyub Rukun

Mudik Guyub Rukun merupakan tagline yang digaungkan pemerintah untuk menyambut musim mudik tahun 2017 ini. Segenap pihak bahu membahu demi menyukseskan mudik kali ini. Diharapkan dengan tagline tersebut, tumbuh rasa persaudaraan di antara pemudik sehingga mudik dapat berlangsung dengan lancar, aman, tertib, dan selamat sampai tujuan. 

Mudik Motor
Mudik Motor

Mudik seolah sudah menjadi semacam tradisi bagi bangsa Indonesia. Jutaan orang dari berbagai daerah di tanah air berbondong-bondong melakukan eksodus menuju kampung halaman masing-masing. Jalan-jalan lintas propinsi, terminal, pelabuhan, stasiun, dan bandara dipadati oleh lautan manusia.

Fenomena mudik ini terjadi setiap tahunnya menjelang hari raya Idul Fitri atau lebaran. Mudik tidak pandang bulu, baik itu dari golongan bawah, menengah maupun atas. Yang berbeda adalah bagaimana cara mereka menempuh perjalanan.

Ada yang mudik menggunakan kendaraan roda 2, kendaraan umum seperti bus, kendaraan pribadi, maupun pesawat. Tujuannya hanya satu, yaitu pulang ke kampung halaman masing-masing.

Apakah kita harus mudik?

Continue reading “Mudik Guyub Rukun”

Offline vs Online

Sudah dua bulan lebih saya tidak menorehkan sesuatu di sini kecuali setelah dua hari yang lalu berhasil memposting mengenai Website / Blog yang Mobile Frendly. Well, apakah yang terjadi? Bukan maksud untuk membela diri (lagi, lagi, dan lagi… :mrgreen: ), bahwa memang selama tiga bulan ke belakang saya banyak terikat pada aktifitas offline. Yup, sesuai judul artikel kali ini, Offline vs Online.

Padatnya tugas-tugas dinas rutin dan banyaknya kegiatan-kegiatan di luar kedinasan, akhirnya membuat saya sedikit mengacuhkan rumah saya ini 🙁 . Padahal dari begitu banyaknya event yang sudah terlewati, seharusnya dapat menjadi bahan atau materi tulisan yang cukup menarik. Hanya saja, terkadang saya merasa terlalu lelah bahkan hanya untuk membuka laptop.

ONLINE VS OFFLINE
ONLINE VS OFFLINE

Meskipun sudah berlalu dan rasanya sudah tidak terlalu up to date lagi, Insya Alloh akan tetap saya coba untuk sharing di sini mengenai kegiatan-kegiatan tersebut. Karena sebenarnya menurut saya pribadi, event-event tersebut sangatlah sayang untuk dilewatkan begitu saja tanpa terangkum ke dalam sebuah tulisan. Mudah-mudahan saya dapat menyisihkan waktu untuk menuliskannya.

Yah, dari apa yang saya alami, ternyata memang cukup bertolak belakang antara aktifitas offline dan aktifitas online. Ketika kita banyak disibukkan dengan aktifitas offline, maka aktifitas online (nge-blog) saya lumayan terbengkalai. Meskipun hal ini tidak selalu berlaku demikian. Bagi sebagian orang yang tingkat kenarsisannya tinggi, kegiatan offline dan online mungkin dapat berjalan secara beriringan. Misalnya, dengan sibuk ber-selfie ria di setiap moment dan event kemudian segera meng-upload serta meng-update statusnya ke media sosial. :mrgreen:

Tapi bagi saya (ini murni pendapat pribadi lho ya 😉 ), akan lebih memuaskan apabila berhasil merangkum kegiatan atau moment tersebut dalam sebuah tulisan, dan bukan sekedar foto ataupun sebatas status di media sosial semata. Mengapa? Karena melalui sebuah tulisan, saya dapat menyisipkan opini atau sudut pandang saya terhadap kegiatan tersebut, serta dapat mengupasnya secara lebih dalam lagi. Dan terkadang, kata-kata dapat menembus ruang imajinasi lebih jauh ketimbang gambar.

Apakah di antara Anda ada yang mengalami hal yang sama? Lalu kira-kira bagaimana solusinya, agar kegiatan offline dapat menunjang kegiatan online (nge-blog) kita? Continue reading “Offline vs Online”