Reparasi Komputer Dadakan

Beberapa hari yang lalu, saya mendapat telepon dari rumah yang memberitahukan bahwa komputer di rumah telah terbakar. Waduh, saya pun terkejut setengah mati. Tapi untungnya istri langsung tanggap, jadi semua kabel langsung dicabut dari stop-kontak. Yang saya khawatirkan adalah semua data-data saya yang ada di komputer tersebut.

Komputer Meleduk
Komputer Meleduk (doc. okezone)

Komputer tersebut memang usianya sudah tidak bisa dibilang muda lagi. Dulu saya membelinya di tahun 2009. Jadi sudah sekitar 6 tahun menemani saya. Begitu banyak suka duka yang kami alami bersama (halakh!!! :mrgreen: ) Bersamanya lah saya mulai serius nge-blog. Waktu itu saya masih menulis di kawuloalitox.wordpress.com. Berharap suatu hari saya akan mendapatkan BEP (Break Event Point) atau balik modal dengan menulis di blog. Walaupun ternyata sampai sekarang pun belum balik modal. πŸ˜†

Ternyata yang saya peroleh dengan nge-blog adalah kepuasan. Puas ketika saya berhasil menuangkan ide dan pemikiran saya. Puas ketika melihat trafik yang lumayan meskipun belum secara konstan di bilangan ratusan tiap harinya. Paling tidak, ternyata tulisan saya itu ada yang membaca. Dan yang terakhir puas apabila ternyata tulisan saya dapat memberikan pencerahan, atau memberi tambahan informasi. Yang demikian itu tentunya tidak dapat dihitung secara materi. πŸ™‚

Haduh kok jadi ngelantur begini yak. 😳 Kembali lagi ke kasus terbakarnya komputer saya. Untungnya hari itu saya bisa pulang lebih cepat. Maklum, meskipun bulan puasa dan katanya jam kerja lebih pendek, namun pada kenyataannya saya hampir setiap hari pulang mendekati adzan Maghrib. πŸ˜₯

Continue reading “Reparasi Komputer Dadakan”

Clean and Green Singapore: School’s Carnival

Bagi siapapun yang pernah berkunjung ke Singapura, kesan yang pertama ditangkap adalah rapi, bersih, dan teratur. Barisan pohon dan tanaman penghias banyak berjajar rapi, dan setiap beberapa ratus meter terdapat taman maupun hutan kota. Sungguh memberikan kesan nyaman dan teduh. Saya selalu memimpikan Indonesia bisa seperti ini, terutama di Jakarta. πŸ™

Hal ini tidak terlepas dari peran NEA (National Environment Agency), sebuah organisasi yang bergerak di bidang lingkungan hidup. Meskipun organisasi ini tidak berada langsung di bawah pemerintah, namun dia memiliki kewenangan yang kuat untuk mengatur segala hal yang berkaitan dengan lingkungan hidup. Apa yang sudah dicapai Singapura saat ini tidak terlepas dari program-program yang sudah dicanangkan oleh NEA, yang didukung penuh oleh pemerintah Singapura. Jaminan kepastian hukum dan penegakan peraturan yang ketat menjadi faktor pendorong suksesnya pelaksanaan program-program dari NEA.

Contoh yang paling simpel adalah, seseorang tidak boleh merokok di sembarang tempat di Singapura. Jadi, jika Anda seorang perokok dan berniat jalan-jalan di Singapura, hati-hatilah! Jangan samakan Singapura dengan Jakarta, di mana Anda bisa merokok dengan seenaknya di sembarang tempat. Dan ketika ada orang memandang tidak nyaman kepada Anda, Anda justru malah balik melotot. Jika itu Anda lakukan di sini, siap-siap saja berurusan dengan aparat setempat. :mrgreen:

Untuk mewujudkan Singapura yang bersih dan teratur seperti sekarang ini, tentunya sudah melalui proses yang panjang. NEA sendiri berdiri sejak 1 Juli 2002, dan memang berkonsentrasi untuk masalah lingkungan serta berusaha mewujudkan lingkungan yang berkualitas terutama bagi generasi mendatang.

Salah satu program yang mereka buat adalah kepedulian terhadap lingkungan yang ditanamkan sejak kecil. Mereka mencanangkan sebuah program yang bernama Clean and Green Singapore. Di dalam program ini terdapat 3 pilar atau agenda utama, yaitu:

Continue reading “Clean and Green Singapore: School’s Carnival”

Sudah 2 Tahun Lebih…

Full Team
Full Team

Tidak terasa sudah lebih dari 2 tahun kami tinggal di negeri Jiran ini. Begitu banyak hal yang sudah kami lewati bersama. Sebagian mungkin sudah pernah saya tuangkan di sini, namun sebagian besar belum sempat saya tulis. :mrgreen:

Tinggal di negeri orang memang memberikan pengalaman dan kesan tersendiri. Perbedaan budaya dan adat istiadat serta peraturan membuat kita harus mampu beradaptasi. Sebagaimana kata pepatah, “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.”

Artinya kira-kira, di manapun kita berada hendaknya menjunjung dan menghormati norma serta adat istiadat setempat yang berlaku. Itulah yang selama ini kami coba lakukan. Selain itu, penegakan hukum dan peraturan di sini juga sangat ketat. Bagaimana tidak, jika setiap pelanggaran yang dilakukan ancamannya adalah denda, well, I think I should say, “Singapore is a fine country.” :mrgreen:

Dua tahun di sini, sudah tiga kali Ramadhan dan Lebaran kami lalui, Insya Allah termasuk tahun ini. Suka dan duka mewarnai perjalanan kami di Negeri Singa ini, namun kami yakin bahwa dibalik setiap peristiwa pasti ada hikmah dan pelajaran yang dapat dipetik untuk selanjutnya kami jadikan pelajaran di masa yang akan datang.

Awal Kedatangan

Continue reading “Sudah 2 Tahun Lebih…”

Selamat Jalan Bapak Dubes Burhan Muhammad

Duta Besar Burhan Muhammad
Duta Besar Burhan Muhammad

Innalilahi wa inailaihi rojiuun. Indonesia kembali berduka karena harus kehilangan salah satu putra terbaiknya. Terlebih lagi sang putra berpulang bersama belahan jiwanya dalam sebuah kecelakaan helikopter ketika mengemban tugas negara. Ya, Beliau adalah Bapak Burhan Muhammad, Duta Besar RI untuk Pakistan. Beliau bertugas di KBRI Islamabad sejak 12 November 2012.

Siapakah Bapak Burhan Muhammad?

Bapak Duta Besar Burhan Muhamad dilahirkan di Yogyakarta pada tanggal 3 Agustus 1957.Β  Setelah lulus dari Jurusan Hubungan Internasional di Universitas Gadjah Mada pada tahun 1983, beliau mulai meniti karir di Badan Intelijen Negara (BIN) hingga menduduki jabatan Deputi Luar Negeri dan Deputi Analisa BIN sampai dengan tahun 2012.

Beliau juga menyelesaikan program masternya di bidang hubungan internasional pada tahun 1993 di University of Pittsburgh, AS. Beliau kemudian diangkat sebagai Duta Besar RI untuk Pakistan dan menyerahkan surat kepercayaan kepada Pemerintah Pakistan pada tanggal 17 November 2012.

Sebagai seorang Duta Besar yang berasal dari luar lingkungan Kementerian Luar Negeri, Alm. Bapak Burhan Muhammad tidaklah asing terhadap dunia diplomasi dan hubungan luar negeri. Karir beliau sebagai Deputi Luar Negeri dan Deputi Analisa pada Badan Intelijen Negara (BIN), telah membuatnya memiliki pemahaman yang mendalam terhadap berbagai isu dalam hubungan internasional serta mengasah kepiawaiannya dalam berdiplomasi.

Selama menjabat Duta Besar RI Islamabad, Duta Besar Burhan Muhammad telah berhasil meningkatkan hubungan bilateral antara Indonesia dan Pakistan. Beberapa yang telah berhasil beliau capai, antara lain, adalah peningkatan kerjasama ekonomi, melalui:

  • Penandatanganan MoU Kerja Sama antara Lahore Chamber of Commerce and Industry (LCCI) dan KADIN Jakarta pada tanggal 26 Agustus 2014 yang semakin mendekatkan komunitas bisnis di kedua negara.
  • Menghasilkan pengaturan operasional Preferential Trade Agreement dengan Pakistan yang telah meningkatkan ekspor Indonesia ke Pakistan sebesar 44,5% di tahun 2013 – 2014.
  • Berhasil menyelesaikan sertifikasi halal bagi produk-produk Indonesia.
  • Mengaktifkan kembali Pakistan – Indonesia Business Council.
  • Meratifikasi Defence Cooperation Agreement Indonesia – Pakistan yang akan mulai berlaku pada tanggal 21 Mei 2015.
  • Memberikan perhatian lebih kepada diplomasi budaya Indonesia.
    Beliau bersama KBRI Islamabad juga aktif dalam mempromosikan budaya Indonesia di Pakistan, melalui sejumlah kegiatan lokakarya dan pelatihan gamelan, tarian tradisional Indonesia serta berbagai aktivitas lainnya yang semakin mendekatkan hubungan antar masyarakat.

Tragedi Itu…

Continue reading “Selamat Jalan Bapak Dubes Burhan Muhammad”

Apa Aktivitas Anda di Hari Minggu?

Males Bangun
Males Bangun

Bagi sebagian orang, terutama saya, hari Minggu adalah hari yang ditunggu-tunggu. Suatu hari di mana kita bisa bersantai dan melepaskan diri dari kepenatan serta rutinitas sehari-hari. Biasanya orang (saya) cenderung ingin untuk bangun lebih siang di hari Minggu. Bergumul dengan bantal, guling, dan selimut lebih lama dari biasanya.

Setelah bangun agak siang, biasanya juga orang tidak langsung mandi, melainkan leyeh-leyeh sembari menonton televisi dan memakan cemilan. Sekitar jam 12 siang, barulah kita mandi dan memutuskan akan melakukan apa di hari Minggu ini.

Well, mungkin tidak semua tapi saya yakin sebagian orang melakukan hal-hal yang saya sebutkan di atas tadi. Hayo ngaku!!! :mrgreen:

Namun sayangnya, hal itu kini sudah tidak bisa lagi saya lakukan. Mengapa? Karena kini saya sudah memiliki jadwal yang padat di hari Minggu. 😐 Apa sajakah itu?

Pertama, saya harus bangun pagi karena saya harus mengantar Nasywa les renang. Ya, karena saya dan istri tidak bisa berenang, kami memutuskan untuk mengikutkan putri kami ke les renang. Kami berpikiran bahwa kemampuan berenang sangat bermanfaat tidak saja untuk kesehatan namun juga untuk keselamatan. We never know what will happen to us.

Setelah mengantar les renang, rasanya konyol jika kemudian saya pulang dan kemudian menarik selimut lagi (meskipun sebenarnya saya ingin :mrgreen: ). Akhirnya saya pun ikut masuk ke dalam kolam dan mencoba berlatih renang sebisanya 😳 .

Setelah satu jam, biasanya les renang tersebut sudah selesai. Nasywa dan saya pun segera beranjak dari kolam untuk kemudian mandi dan bersiap untuk pulang.

Selesai les renang, jika memang stok logistik di dapur menipis, maka saya dan istri segera keluar lagi untuk pergi berbelanja. Terkadang kami pergi ke Expo untuk berburu barang-barang dengan harga lebih murah. Sampai di rumah lagi setelah hari menjelang sore. Maklum, hidup di kota termahal membuat kami harus jeli melihat kesempatan. :mrgreen:

Continue reading “Apa Aktivitas Anda di Hari Minggu?”

Website Dan Akun Resmi KBRI Singapura

KBRI Singapura
KBRI Singapura

Seperti yang sudah pernah saya ceritakan pada posting-posting sebelumnya, bahwa kami sekeluarga telah memulai babak baru kehidupan di negeri orang. Sebagai salah seorang warga negara Indonesia yang baik, saya merasa punya tanggung jawab moral untuk memberikan informasi yang berkaitan dengan keberadaan Perwakilan Republik Indonesia di manapun saya berada.

Kebetulan saat ini saya sedang diberi amanah untuk bekerja di Singapura, salah satu negara tetangga terdekat kita. Sebagai informasi, Republik Indonesia memiliki Perwakilan setingkat Kedutaan di negara ini (bukan Konsulat Jenderal lho ya… :mrgreen: ). Kali ini saya akan mencoba berbagi tentang hal-hal yang berkaitan dengan Perwakilan Republik Indonesia tersebut. Ini saya lakukan agar ketika ada salah satu Saudara sebangsa dan setanah air kita mendapat kesulitan, maka mereka sudah tahu mesti menghubungi ke mana.

Di samping itu, pemerintah sudah menginstruksikan kepada seluruh Perwakilan RI di luar negeri agar memiliki satu atau lebih nomor Hotline yang dapat dihubungi kapan saja oleh WNI kita. Nomor-nomor itu akan disebarkan melalui SMS dari Operator Telekomunikasi ketika seseorang menginjakkan kaki di negara orang. Tapi pesan saya, please, tolong gunakan nomor itu hanya jika Anda berada di dalam kondisi emergency, serta jangan gunakan nomor Hotline itu untuk curhat masalah asmara atau rumah tangga Anda yang sedang goyah. πŸ˜•

Baiklah, tanpa berpanjang lebar lagi, berikut ini adalah data-data KBRI Singapura yang barangkali Anda membutuhkannya:

Continue reading “Website Dan Akun Resmi KBRI Singapura”

Coloring Competition di Singapura

Coloring Competition
Coloring Competition

Kesempatan itu

Kali ini saya ingin berbagi pengalaman ketika putri pertama kami, Nasywa, mengikuti Coloring Competition di Singapura. Event iniΒ  sudah berlangsung lebih dari setahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 10 November 2013. Namun daripada tidak terabadikan sama sekali, akhirnya saya paksakan diri meluangkan waktu untuk menulisnya.

Sebenarnya ini bukanlah pertama kali Nasywa ikut lomba mewarnai. Ketika masih di playgroup, dia pernah mengikuti lomba yang waktu itu diadakan di Taman Buah Mekar Sari, oleh Bimba. Meskipun waktu itu tidak mendapat juara, paling tidak melatih keberaniannya untuk tampil dan mengekspresikan diri. Karena selain ikut lomba mewarnai, dia juga dipilih untuk ikut Dance Competition. 😎

Seperti yang telah saya sharing pada blog saya yang dulu, kami sekeluarga memulai babak baru kehidupan di negeri orang, tepatnya di Singapura. Putri pertama kami, Nasywa, yang memang sudah waktunya masuk TK, kami daftarkan ke TK lokal Singapura. Ini merupakan pengalaman baru, tidak saja bagi dia namun juga bagi kami selaku orang tuanya. Alhamdulillah, dia mendapat kelas dengan guru walinya adalah orang Melayu. Hal ini sangat menolong, karena pada saat itu Nasywa belumlah terlalu mengerti Bahasa Inggris. Paling tidak dengan guru wali yang berbahasa Melayu tersebut, dapat menjadi jembatan bagi dia untuk memahami Bahasa Inggris. Untunglah ketika masih di Cikarang dia sering menonton film Upin Ipin, sehingga ketika sang guru bercakap-cakap dengan Bahasa Melayu, dia dapat mengerti sedikit-sedikit. :mrgreen:

Setelah beberapa bulan bersekolah, rupanya sang guru melihat bakat dari putri kami yakni ‘menggambar’ dan ‘mewarnai’. Suatu hari dia memberikan brosur kepada kami yang berisi pengumuman Coloring Competition (Lomba Mewarnai) di Tanjong Pagar Community Center. Awalnya kami tidak yakin, karena mengingat status kami yang foreigner dan bukanlah Permanent Residence ataupun Citizen. Tapi guru tersebut meyakinkan kami, bahwa ini adalah salah satu ajang yang sangat baik sekali untuk mengasah bakat serta melatih keberanian putri kami. Akhirnya kami sepakat untuk mendaftarkan putri kami pada lomba tersebut.

Pelaksanaan Lomba Continue reading “Coloring Competition di Singapura”